ADEBAYORr (Togo): Terinspirasi Nigeria


Bulan Januari lalu Emmanuel Sheyi Adebayor membuat ulah saat timnya, Togo, tampil di ajang Piala Afrika di Mesir. Pemain berusia 22 tahun ini konflik dengan pelatih saat itu, Stephen Keshi. Meski bengal, peran Adebayor meloloskan Togo ke Jerman cukup besar dengan 11 gol dari kakinya.

Dengan gol itu pula Adebayor menjadi pencetak gol terbanyak babak kualifikasi Zona Afrika dan berhasil menempatkan Togo sebagai juara Grup I.

Berselisih dengan Keshi, Adebayor justru menjadi pilihan utama Pelatih Togo saat ini, Otto Pfister. Mengenai peran pemain keturunan Nigeria ini—orangtuanya asli Nigeria—Pfister bahkan mengatakan, Adebayor adalah wakilnya di lapangan. "Dia harus bisa menjadi pemimpin di lapangan," kata Pfister.

Lahir di Lome, Togo, 26 Februari 1984, Adebayor mengenal sepak bola sejak belia. Di usia 15 tahun, dia bergabung dengan tim yunior FC Metz (Perancis). Dua tahun kemudian kesempatan bermain di tim inti pun datang, meski Metz sendiri harus terdegradasi ke Divisi II.

Namun justru saat bermain di Divisi II inilah penampilan Adebayor mulai memukau. Sebanyak 17 gol di 35 pertandingan membuat klub-klub besar seperti Arsenal dan Juventus berminat meminangnya.

Tetapi, tawaran dari kedua klub itu ditolak. AS Monaco menjadi pilihan pemain yang akrab dipanggil Sheyi ini.

Baru pada bulan Februari 2006, Adebayor memulai kariernya di Arsenal, hanya enam hari setelah Togo tersingkir di putaran pertama Piala Afrika.

Tak mampu membuat Togo bersinar di Piala Afrika, Adebayor justru membuat debutnya di Arsenal dengan gemilang. Melawan Birmingham City, Adebayor membuat gol pada menit ke-21. Arsenal pun menang 2-0.

Dalam 10 kali penampilannya bersama runners-up Liga Champions 2005/2006 ini, empat gol telah disumbangkan.

Soal penampilan di lapangan, Adebayor mengidolakan pemain Nigeria, Nwankwo Kanu. Dia mengenakan seragam nomor 25 di Arsenal, nomor yang pernah dikenakan Kanu saat di Arsenal.

Patut ditunggu kiprah Adebayor di Jerman.... (iya)

Sumber: Kompas

Comments

Popular posts from this blog

CARLES PUYOL (Spanyol): Si Banteng Ketaton

RONALDINHO, Pemain Terbaik Sejagad 2005

JUNINHO Kandasnya Mimpi Si Anak Kecil