JUNINHO Kandasnya Mimpi Si Anak Kecil

Dari Album Lama


Juninho kemungkinan besar bakal absen di Piala Dunia. Begitupula Ciro ferrara dan Mathias Sammer.

Bagi seorang pemain sepakbola, tak ada event yang lebih penting bagi selain Piala Dunia. Maka akan sangat menyakitkan bila dia tiba-tiba tak bisa berlaga akibat cidera. Latihan dan usaha keras selama ini mubazir tiada guna. Penantian panjang bertahun-tahun berakhir dengan air mata.

Nasib itulah yang kini menghantui bintang muda Brazil, Juninho. Pemain bertubuh kecil, 1.60 m, ini harus rela melepas impian berlaga di Perancis akibat cidera yang cukup parah di kompetisi Liga Spanyol. Mimpi indah pemain klub Atletico Madrid ini untuk bisa tampil di Paris, buyar setelah tackling keras Michel Salgado, pemain belakang klub Celta Vigo, Minggu pekan silam, menghantam habis kaki kirinya.

Juninho, 24 tahun, yang artinya Anak Kecil, saat itu berhasil menusuk ke depan gawang Celta Vigo. Ia diburu cepat oleh Michel Salgado. Ketika sadar dirinya tak mungkin lagi mengambil bola dari kaki Juninho, Salgado menjatuhkan Juninho dari belakang, guna mencegah terjadinya gol. Tackling serampangan itu memang berhasil menyelamatkan gawang Celta Vigo dari kebobolan, namun berakibat sangat fatal bagi Juninho.

Parahnya, wasit tak mengeluarkan kartu apapun bagi Salgado. "Saya tak bermaksud menciderainya," tukas Salgado membela diri. "Tapi saya pikir waktu itu pasti kena kartu merah." Ternyata tidak. Tindakan wasit tersebut kontan membuat berang bos Atletico Madrid, Jesus Gil, yang lantas mengancam akan membawa masalah itu ke pengadilan. Kemarahan Gil baru reda setelah Komisi Pertandingan Persatuan Sepakbola Spanyol mengambil alih kasus itu.

Terbaring di ruang operasi, dengan setengah memelas Juninho bertanya pada dokternya. "Dokter, bagaimana dengan Piala Dunia?" Ia takut kehilangan kesempatan main disana. "Kami akan lihat dulu bagaimana keadaannya," jawab Dokter Pedro Guillen sebelum operasi. Dan ternyata ketahuan kalau tulang betis kirinya patah, engkel kakinya bergeser dan ligamennya robek.

"Kondisinya lebih buruk dari yang kami perkirakan semula," ujar Dokter Guillen

Comments

Popular posts from this blog

CARLES PUYOL (Spanyol): Si Banteng Ketaton

RONALDINHO, Pemain Terbaik Sejagad 2005